<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Peran Enterpreneur Dinas Koperasi Dalam Pengembangan Umkm Tempe di Desa Sepande</article-title>
        <subtitle>The Role of Entrepreneurs at the Cooperative Service in the Development of Tempe SMEs in Sepande Village</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-1fd111b5eb220213e9e5e1b07b3b78e6" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Ilham Prakoso</surname>
            <given-names>Racmad Robby</given-names>
          </name>
          <email>bibigg108@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2022-05-10">
          <day>10</day>
          <month>05</month>
          <year>2022</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="heading-1075785e55c1129881ee1b6321f79f1f">
      <title>PENDAHULUAN</title>
      <p id="_paragraph-10">Pembangunan nasional mempunyai tujuan untuk menciptakan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Sebagaimana berdasarkan pada Pancasila yang menjadi landasan dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, Bersatu dan berkedaulatan rakyat[1]. Dalam mencapai tujuan tersebut, pemerintah selalu mengoptimalkan baik dari segi sumber daya manusia maupun dari sumber daya alam serta potensi – potensi yang dimiliki oleh Indonesia saat ini, agar bisa berkembang seperti pada Negara – Negara lainnya. Hal ini sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Pengembangan UMKM perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah maupun masyarakat agar dapat berkembang dan mampu berdaya saing tinggidengan pelaku ekonomi lainnya[2]. Di bawah ini daftar tabel Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2018 sampai 2020 :</p>
      <table-wrap id="_table-figure-1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title>
            <bold id="_bold-24">Data UMKM Di </bold>
            <bold id="_bold-25">Kabupaten</bold>
            <bold id="_bold-26">Sidoarjo</bold>
            <bold id="_bold-27">pada</bold>
            <bold id="_bold-28">tahun</bold>
            <bold id="_bold-29">2018-2020</bold>
          </title>
          <p id="_paragraph-12">Sumber : Dinas Koprasi Dan UMKM Kabupaten Sidoarjo, 2020</p>
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-c773b7e31b0f1dcf7874748d0312cd05">
              <td id="table-cell-a839d9141e46e35d496b78e963e289bc">Tahun</td>
              <td id="table-cell-56721b5ebcae8095a6dcadc848d9eefa">Jumlah UMKM</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-41b6561a0f4afa194def0ac17330bf4e">
              <td id="table-cell-2a1e44e8d9b1357520db3a6e9f2a6c2e">2018</td>
              <td id="table-cell-284d1676a5645f36272942c88baf2854">182</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-245893e6ac9932a62f3c9c24f3bce05e">
              <td id="table-cell-46aeaac0fcd8a78197df7adb6bcc26f4">2019</td>
              <td id="table-cell-53aa2268dbf4440659036cee266e62dc">95</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-373716d0d6a0672e81c3fe479e920104">
              <td id="table-cell-108c2954096bfa838f0489d8b475a841">2020</td>
              <td id="table-cell-aee594cd8e8b4842adb41c8c9a431916">60</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-14">Pada tabel 1.1 pada tahun 2018 berjumlah 182 UMKM sedangkan pada tahun 2020 mengalami penurunan yang hanya berjumlah 60 UMKM dikarenakan kurangnya minat masyarakat di bidang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), sehingga masyarakat kurang termotivasi untuk berwirausaha[3]. Banyak daerah-daerah di Kabupaten Sidoarjo yang memiliki bermacam-macam jenis UMKM, seperti di UMKM tas kulit di Kecamatan Tanggulangin, UMKM topi di Kecamatan Gedangan dan UMKM pembuatan tempe di Kecamatan Candi[4].</p>
    </sec>
    <sec id="heading-065b4beb34ccc15fd83c356ccdf2d463">
      <title>METODE</title>
      <p id="_paragraph-16">Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Peran Enterpreneur Dinas Koperasi Dalam Pengembangan Umkm Tempe Di Desa Sepande dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif Kualitatif. Penelitian kualitatif menggambarkan realitas sosial yang ada di masyarakat yang menjadi objek penelitian. Fokus Penelitian ini Peran Enterpreneur Dinas Koperasi Dalam Pengembangan Umkm Tempe Di Desa Sepande dalam Munir (2010:19) dalam salah satu indicator Enterpreneur[5]</p>
      <p id="_paragraph-17">Lokasi penelitian ini Dinas Koperasi Kabupaten Sidoarjo. Teknik penentuan informan yang digunakan pada penelitian ini dengan teknik Purposive Sampling. Dalam hal ini informannya yaitu Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Kopti Karya Mulya dan Anggota Kopti karya Mulya[6].Jenis data diambil dari berbagai sumber yaitu dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang di pergunakan yaitu model Interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-980ebd9ed52ef7f185dd708d56d602cc">
      <title>HASIL DAN PEMBAHASAN</title>
      <p id="_paragraph-19">Di dalam dunia usaha kemampuan <italic id="_italic-196">entrepreneurship</italic> sangat penting dalam menjalankan usaha. Penerapan kewirausahaan merupakan kegiatan dalam rangka meraih peluang terbaik, yang tentunya berkaitan dengan bidang usaha berbasis keuntungan, yang di jalankan berdasarkan sistem keorganisasian tertentu. Dalam berwirausaha tentu ada yang dinamakan pesaingan bisnis yang akan memperebutkan hati para konsumen agar daya jual meningkat. Masalah persaingan bukanlah masalah baru dalam dunia usaha, ini dapat dilihat dalam perkembangannya dimana kemajuan suatu perusahaan selalu diiringi oleh perusahaan lain untuk menuju kearah yang lebih baik[7].</p>
      <p id="_paragraph-20">Peran pemerintah dalam pembangunan ekonomi daerah sebagai <italic id="_italic-197">enterprenuer</italic>di sini adalah tetap menjaga usaha rakyat tersebut walaupun usaha tersebut milik swasta. UMKM tempe yang ada di Desa Sepande Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo bisa dikatakan sebagai usaha turun menurun, artinya UMKM tempe ini membawa banyak manfaat bagi sumber daya ekonomi di Desa Sepande. Maka dari itu Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Sidoarjo dan KOPTI Karya Mulya harus saling bekerjasama agar menumbuhkan jiwa <italic id="_italic-198">enterpreneur</italic> yang memiliki wawasan luas.</p>
      <p id="_paragraph-21">
        <bold id="_bold-36">Peran Sebagai Entepreneur</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-22"><italic id="_italic-199">Entrepreneur</italic> memiliki peran penting dalam kegiatan produktif yang mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara. <italic id="_italic-200">Entrepreneur</italic> menciptakan inovasi proses produksi serta berani mengambil resiko dalam melakukan usaha. Semakin tinggi jumlah <italic id="_italic-201">entrepreneur</italic> maka semakin tinggi pula pertumbuhan ekonomi. Maka dari itu, pemerintah perlu memperbanyak <italic id="_italic-202">entrepreneur</italic> melalui pendidikan <italic id="_italic-203">entrepreneurship</italic>, pelatihan, dan regulasi untuk memudahkan pembukaan usaha baru[8].</p>
      <p id="paragraph-95cc65fa6e89660b53376faad246c347">
        <italic id="italic-51752449679f975abe5c4662082a3b0c">Supplementary Files</italic>
      </p>
      <p id="_paragraph-23">
        <bold id="_bold-37">Gambar</bold>
        <bold id="_bold-38">1.1</bold>
        <bold id="_bold-39">Pengoptimalan Bahan Baku Tempe bersama Dinas Koperasi </bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-24">
        <bold id="_bold-40">Kabupaten Sidoarjo</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-25">
        <bold id="_bold-41">Sumber:Dinas Koperasi Kabupaten Sidoarjo, 2021</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-26">Berdasarkan gambar 1.1menjelaskan dalam hal mengembangkan UMKM, peran pemerintah sebagai <italic id="_italic-204">entrepreneur</italic> sangatlah penting dalam mengelola ekonomi di daerahnya. Yang dimaksud dengan pemerintah disini adalah Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Sidoarjo. Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Sidoarjo dan KOPTI Karya Mulya Desa Sepande ini perlu adanya <italic id="_italic-205">entrepreneur</italic> agar usaha tempe yang ada di Desa Sepande dapat berkembang dengan baik[9].</p>
      <p id="paragraph-e91f6f5ed869b88cca342a0acb6b9f06">
        <italic id="italic-1c7d240e7b51085eb14463ec443d8106">Supplementary Files</italic>
      </p>
      <p id="_paragraph-27">
        <bold id="_bold-42">Gambar 1.2</bold>
        <bold id="_bold-43">Sosialisasi Terkait Pengembangan UMKM Tempe Tempe</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-28">
        <bold id="_bold-44">Sumber: Dinas Koperasi Kabupaten Sidoarjo, 2021</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-29">Berdasarkan gambar 1.2 sabagai bukti bahwa Dinas Koperasi Kabupaten Sidoarjo dan anggota Kopti karya Mulya Desa Sepande terkait sosialisasi pengembangan dan pengelolahan makanan tempe dan tahu. Dalam pengoptimalan pemasaran tempe, KOPTI Karya Mulya memberikan efek positif[10].</p>
    </sec>
    <sec id="heading-276142e3edb69f8a092c66d8165dd9da">
      <title>KESIMPULAN </title>
      <p id="_paragraph-31">Pemasaran tempe masih terbilang kurang maksimal. Karena anggota yang memiliki usia lanjut sehingga mereka tidak memiliki pengetahuan mengenai teknologi saat ini. Sehingga tempe harus dipasarkan secara tradisional, seperti di jual di beberapa pasar. Oleh sebab itu, banyak masyarakat yang masih belum tahu betul mengenai tempe yang di produksi di Desa Sepande.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>