<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Dividend Policy's Role in Company Value: IDX Pharmaceutical Manufacturing (2013-2021)</article-title>
        <subtitle>Peran Kebijakan Dividen dalam Nilai Perusahaan: Studi pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Farmasi yang Terdaftar di BEI (2013-2021)</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-7571596b48e6cb9f9e410596d06c6a03" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Sari</surname>
            <given-names>Roro Yona Novita</given-names>
          </name>
          <email>hanun@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-2450579eaad869b0ce0f0205cca8ee77" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Hanun</surname>
            <given-names>Nur Ravita</given-names>
          </name>
          <email>hanun@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2024-03-06">
          <day>06</day>
          <month>03</month>
          <year>2024</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="sec-1">
      <title>
        <bold id="bold-6faea7d1f2c1b04eb9a8e7e1eef091f4">Pendahuluan</bold>
      </title>
      <p id="_paragraph-11">Saat ini, banyaknya minat masyarakat terhadap transaksi di pasar modal. Transaksi ini dilakukan oleh masyarakat yang disebut investor. Investor yang ingin menanamkan modal pada perusahaan yang telah go publik harus tetap memilih perusahaan yang akan dipilihnya, dan investor sering tertarik dengan perusahaan yang memiliki kinerja yang baik serta memiliki potensi harga saham yang tinggi [1] . Tingginya nilai perusahaan dapat dilihat dari peningkatan nilai pasar berupa saham. Sehingga membantu para calon investor untuk mengambil keputusan apakah akan menginvestasikan dana mereka atau tidak. Meningkatnya nilai perusahaan tentunya menggambarkan baiknya kinerja yang dimiliki perusahaan tersebut [2].</p>
      <p id="_paragraph-12">Pada tahun 2021 saham-saham farmasi mengalami ketidakstabilan. Pada saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), saham stagnan dilevel Rp 1.595/saham namun meskipun stagnan saham diborong Rp 12,44 miliar oleh asing dan dalam sebulan masuk Rp 264 niliar, hal tersebut membuat kenaikan saham 5%. Sedangkan pada saham yang dimiliki PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mengalami penurunan 1,24% dilevel Rp 3.190/saham dan pada saham PT Indofarma Tbk (INAF) sama seperti KAEF, saham INAF mengalami penurunan hingga minus 0,65% dilevel Rp 3.080/saham. Hal tersebut membuat saham INAF sebulan minus 8,33% dengan catatan jual besih Rp 6,3 miliar. Dari ketiga perusahaan tersebut, PT Kimia Farma Tbk KAEF dapat dikatakan memiliki saham terbaik disepanjang tahun 2020 dengen kenaiakan 112% [3]</p>
      <p id="_paragraph-13">Terdapat banyak hal yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan, diantaranya profitabilitas, ukuran perusahaan dan kebijakan deviden. Profitabilitas merupakan kesanggupan perusahaan dalam menghasilkan laba dari semua kemampuan dan sumber yang dimiliki perusahaan diantaranya penjualan, kas, modal, jumlah cabang dan lainnya [4]. Perusahaan yang memiliki kemampuan dalam menghasilkan profit yang tinggi serta stabil tentunya akan menarik minat investor. . Kepercayaan dari investor tentunya juga berpengaruh baik dalam harga saham karena harga saham akan mengalami peningkatan [5]. Profitabilitas memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Profitabilitas yang mengalami peningkatan dan cenderung stabil akan meningkatkan nilai perussahaan sehingga mendorong para calon investor untuk menbanamkan sahamnya.</p>
      <p id="_paragraph-14">Ukuran perusahaan menunjukkan kegiatan yang dimiliki perusahaan. Ukuran perusahaan yang besar berarti memiliki aktiva atau asset yang besar pula sehingga menunjukkan bahwa perusahaan besar memiliki kemamouan dalam membayarkan kewajiban maupun rasio dividen. Sehingga mendoirong investor dalam menanamkan sahamnya karena perusahaan yang besar memiliki prospek yang baik. Berbeda dengan perusahaan kecil yang memiliki aktiva atau asset yang kecil sehingga kemungkinan dalam kemampuan membayar kewajiban dan rasio dividen diragukan [6]. ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Perusahaan besar tentunya memiliki prospek yang baik sehingga dapat menarik investor [7],</p>
      <p id="_paragraph-15">Kebijakan dividen menentukan tinggi rendahnya profit yang disalurkan terhadap investor serta menentukan berapa investor dalam menanamkan sahamnya kembali ke perusahaan [8]. Kebijakan dividen merupakan banyaknya penghasilan yang mampu dibayarkan sebagai dividen dan banyaknya yang dipertahankan [9]. Dividen menurun maka nilai perusahaan akan meningkat, hal tersebut disebabkan karena ketika suatu perusahaan mengalami penurunan dividen maka dana internal perusahaan tersebut akan menguat karena laba ditahan perusahaan meningkat sehingga memnpengaruhi peningkatan kinerja perusahaan yang akan mempengaruhi nilai perusahaan [9].</p>
      <p id="_paragraph-16">Peneliti menggunakan variabel moderasi pada penelitian ini yaitu karena masih banyaknya penelitian terdahulu yang sejenis dengan penelitian ini yang hasilnya masih tidak konsisten dan juga peneliti ingin melakukan keterbaruan pada penelitian yang dilakukan, sehingga peneliti menambahkan variabel untuk memperkuat atau mungkin memperlemah variabel – variabel pada penelitian ini. Dan kebijakan dividen dipilih menjadi variabel moderasi pada penelitian ini dikarenakan investor menanamkan modal pada perusahaan untuk memperoleh hasil (dividen). Dan kebijakan dividen dapat menjadi sinyal bagi investor dalam menilai baik atau buruknya suatu perusahaan dan membawa pengaruh terhadap harga saham perusahaan. Sinyal adalah tanda yang menyatakan tentang tanda atau petunjuk mengenai sikap manajemen perusahaan kepada para investornya terkait prospek perusahaan untuk masa depan [10]. Dan dengan dikeluarkannya laporan tahunan yang berisi informasi akuntansi dan informasi non-akuntansi dapat menjadi bukti sinyal bagi pihak luar perusahaan terutama para investor [11]</p>
      <p id="_paragraph-17">Perusahaan manufaktur sub sektor farmasi sebagai objek penelitiannya. Farmasi adalah ilmu yang mempelajari tentang obat - obatan. Dimana sektor tersebut memiliki peran yang cukup penting. bagi kehidupan masyarakat di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Sangatlah sulit apabila sektor farmasi dihilangkan karena kebutuhan obat dan sejenisnya akan terus dibutuhkan oleh masyarakat. Dengan begitu, sektor farmasi tidak pernah mati dan akan terus bertahan.</p>
      <p id="_paragraph-18">Penelitian ini membahas permasalahan tersebut karena penelitian – penelitian terdahulu masih memiliki hasil yang tidak konsisten, hal tersebut dapat dilihat dari adanya perbedaan dari hasil – hasil penelitian yang ada sebelumnya. Adapun perbedaan yang telah dilakukan oleh penelitian [9], dimana adanya penambahan variabel independent, variabel moderasi, tahun pnelitian dan objek penelitian yang berbeda yaitu pada penelitian ini ukuran perusahaan menjadi tambahan variable independent, kebijakan dividen dipilih sebagai variabel moderasi, dan objek serta tahun yang dipilih pada penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor farmasi yang terdaftar di BEI Tahun 2013 – 2021.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-2">
      <title>
        <bold id="bold-4b8f618171559721675df54ce5b5c773">Metode</bold>
      </title>
      <p id="_paragraph-19">Jenis penelitian ini merupakan penelitian dengan metode kuantitatif, penelitian ini dilaksanakan pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Farmasi yang terdaftar di BEI pada tahun 2013-2021.</p>
      <p id="paragraph-5a4e438a3ef8f4c0f26448102037aa6f"><bold id="bold-1">A.      </bold><bold id="bold-2">Penentuan populasi dan sampel
</bold>Data penelitian ini diperoleh dari Galeri Bursa Efek situs resmi BEI yaitu (www.idx.co.id) yang terdiri dari laporan keuangan dan annual report tahun 2013-2021 yang dikumpulkan dengan metode dokumentasi. Digunakan teknik purposive sampling untuk pengambilan sampel dengan kriteria berikut:</p>
      <p id="paragraph-ec9dd115e3c924c11438e385bbb58d93">1. Perusahaan Manufaktur Sub Sector farmasi yang mempublikasikan seluruh laporan keuangan secara lengkap dan berturut – turut sepanjang tahun 2013 - 2021
2. Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Farmasi yang tidak mengalami kerugian selama tahun penelitian
3. Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Farmasi yang membagikan dividen selama tahun penelitian</p>
      <p id="_paragraph-21">Dari kriteria tersebut didapat 6 perusahaan sampel dari populasi 12 perusahaan sekitar 2013-2021, sehingga didapat 54 data observasi. Penelitian ini mengoperasikan <italic id="_italic-11">S</italic><italic id="_italic-12">martPLS 3.</italic><italic id="_italic-13">0</italic> untuk analisis model pengukuran, model struktural, serta uji hipotesis.</p>
      <p id="paragraph-51c40d4a89738a600403b084a14f8f00">
        <bold id="bold-1a7ff4dc9e6b0d3c9e3d6941b857c49b">B.      </bold>
        <bold id="bold-bffff575e36d8e87649dc4e18ea419a9">Pengukuran Variabel</bold>
      </p>
      <p id="paragraph-f67a7071c8787ab28481537c6529781e"><bold id="bold-9e3ebf35af5e1ffba87c7bf0f394a642">Variabel dependen
</bold>Menurut [12], variabel dependen (terikat) merupakan variabel yang dipengaruhi oleh variabel independen (bebas). Variabel dependen pada penelitian ini yaitu Nilai Perusahaan<italic id="_italic-14">.</italic> Menurut [9], Tujuan dari suatu perusahaan ialah memiliki nilai perusahaan yang baik karena dapat menarik investor dalam menanamkan modal kepada perusahaan. <italic id="_italic-15">Price to Book Value </italic>dapat memberikan gambaran investor mengenai emiten terkait dan nilai wajar perusahaan [13]. Dan <italic id="_italic-16">Price to Book Value</italic> dapat di rumuskan sebagai berikut [14] :</p>
      <p id="_paragraph-23"><inline-formula id="inline-formula-c447bda23d7d4230fea569932bfca98e" content-type="math/tex"><tex-math><![CDATA[PBV=(Harga Per Lembar Saham)/(Nilai Buku Per Lembar Saham)  x 100 % ]]></tex-math></inline-formula>(1)</p>
      <p id="paragraph-a56238916b3dc14092de3f795ced64c0"><bold id="bold-ea6994360a7a0210481454dbb179929c">Variabel  independen
</bold>Variabel independen (bebas) merupakan variabel yang mempengaruhi variabel dependen (terikat) [12]. Ada dua variabel independen atau variabel bebas dalam penelitian ini, yakniprofitabilitas dan ukuran perusahaan.</p>
      <p id="_paragraph-25">Profitabilitas diproksikan dengan <italic id="_italic-17">Return on Assets </italic>(ROA). ROA dianggap dapat membantu dalam menentukan seberapa ekektif sebuah bisnis dalam mengelola asset yang tersedia untuk memperoleh keuntungan. Rumus untuk menghitung ROA sebagai berikut [14]:</p>
      <p id="_paragraph-26"><inline-formula id="inline-formula-42a681acafd3992066797aef589a888d" content-type="math/tex"><tex-math><![CDATA[ROA=(Laba Bersih)/(Total Aktiva)  x 100 %  ]]></tex-math></inline-formula>(2)</p>
      <p id="_paragraph-27"><italic id="_italic-18">Logaritma Natural Total Asset </italic>merupakan pengukur sederhana untuk aser perusahaan dengan tidak menubah jumlah asset yang sebenarnya [7]. <italic id="_italic-19">Size </italic>digunakan sebagai proksi dari ukuran perusahaan. Ukuran perusahaan dapat menunjukkan besar kecilnya suatu perusahaan [13]. Semakin besar ukuran perusahaan menunjukkan bahwa semakin besar juga suatu perusahaan tersebut mengembangkan usahanya untuk menarik pihak luar [15]. Rumus untuk menghitung <italic id="_italic-20">Size</italic>adalah sebagai berikut<italic id="_italic-21">:</italic></p>
      <p id="_paragraph-28"><inline-formula id="inline-formula-001407277877a3ad46caed9104dc23fe" content-type="math/tex"><tex-math><![CDATA[Size= Ln Total Asset ]]></tex-math></inline-formula>(3)</p>
      <p id="_paragraph-29">Variabel moderating merupakan variabel yang dapat memperlemah atau memperkuat korelasi antara variable bebas dan variable terikat [12]. Variabel moderating yang digunakan dalam penelitian ini adalah kebijakan dividen. Kebijakan dividen merupakan penentu besar profit yang akan disalurkan kepada investor an juga penentu banyaknya yang wajib ditanamkan kembali. Kebijakan dividen diproksi oleh <italic id="_italic-22">Dividend Payout Ratio</italic> (DPR) [8]. Rasio kebijakan dividen menunjukkan total laba dari setiap lembar saham dalam bentuk dividen [1]. Rumus untuk menghitung variabel Kebijakan Dividen adalah sebagai berikut<italic id="_italic-23">:</italic></p>
      <p id="_paragraph-30"><inline-formula id="inline-formula-89c158b9457e9ad65e71f806e7c0a8b0" content-type="math/tex"><tex-math><![CDATA[DPR=  (Dividend Per Share)/(Earning Per Share) ]]></tex-math></inline-formula>(5)</p>
    </sec>
    <sec id="heading-854cdb9b26dd27d9ca9a6536fcbc1d32">
      <title>
        <bold id="bold-ef7686cc4b0ebf4a5c0d791160cf858b">Hasil dan Pembahasan</bold>
      </title>
      <sec id="heading-4eb291d5e725f5df6375955d5672e4b7">
        <title>
          <bold id="bold-17f3cbf2f7577a827b9433d5ed5b3034">A. </bold>
          <bold id="bold-cc1d4ed30471ae41d8c5c965f0b89c86">Analisis Data</bold>
        </title>
        <p id="paragraph-5c0fef4064f8c66f2df045d86415e90c">Penelitian ini menguraikan dampak dari tiga variabel laten., yaitu <italic id="_italic-24">profitabilitas, ukuran perusahaan, kebijakan dividen</italic>terhadap <italic id="_italic-25">nilai perusahaan</italic>, sehingga didapat hipotesis yang menyatakan bahwa <italic id="_italic-26">kebijakan dviden</italic>memoderasi pengaruh <italic id="_italic-27">profitabilitas, ukuran perusahaan </italic>dan<italic id="_italic-28"> kebijakan dividen</italic>terhadap <italic id="_italic-29">nilai perusahaan</italic><italic id="_italic-30">.</italic></p>
        <p id="_paragraph-32"><bold id="_bold-14">Evaluasi model pengukuran
</bold>Evaluasi Model pengukuran dapat disebut juga dengan <italic id="_italic-31">mesuarement model</italic>. <italic id="_italic-32">Outer model</italic> adalah bagian dalam analisis pada PLS yang bermanfaat untuk menilai semua data dapat dikatakan valid atau tidak serta konsisten atau tidak. Dalam mengevaluasi, penggabungaan antara indikator refleksif dengan <italic id="_italic-33">outer model</italic> dilakukan dengan menggunakan validasi kovergen, validasi diskriminan serta <italic id="_italic-34">composite reability</italic> [16]. Evaluasi outer model dilangsungkan guna menilai tingkat validitas dan reliabilitas</p>
        <table-wrap id="_table-figure-1">
          <label>Table 1</label>
          <caption>
            <title>
              <italic id="italic-7b3e053b7645c9fb9e29da240cace7d3">Loading Factor dan AVE</italic>
            </title>
            <p id="_paragraph-35" />
          </caption>
          <table id="_table-1">
            <tbody>
              <tr id="table-row-2851a59ce65da222c9844c115d9597f6">
                <td id="table-cell-56f048f7c6a1f7671eb8c89e263d6221">No</td>
                <td id="table-cell-f6a565257adbf8c25434358e862d144a">Indikator</td>
                <td id="table-cell-109de07fc892c317cba7f71e77df1897">Loading</td>
                <td id="table-cell-305311fd9a68a6aba8f4a52c1566df41">Average Variance Extracted</td>
                <td id="table-cell-98e37abc9d6345e2fe815103fc74b51c">Keterangan</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-f6c7620cda39e4030b1af14524ee2f3f">
                <td id="table-cell-ebffd3c51e41b3fa920383064f8dbcdf">1</td>
                <td id="table-cell-9e7e27943f953d641e5d21d63d313d82">Efek Moderasi 1</td>
                <td id="table-cell-14b0ac48f3a2cccd59eb4bee8be14679">0370</td>
                <td id="table-cell-ac3895bfb25b8ee1acdcc77cf7f3ac98">1.000</td>
                <td id="table-cell-19cf0e45adb8418b05ba11faa26cc8cf">Valid</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-2bae146c8569d94fbbb2d078d63a7d2e">
                <td id="table-cell-90cc2f8a8ea4f63a1e2550b0327a27ef">2</td>
                <td id="table-cell-fce694aecdc54588b52077cd5a23a1f0">Efek Moderasi 2</td>
                <td id="table-cell-75c1ef08acd5c80d8b7ef30f0c2cb351">0926</td>
                <td id="table-cell-366956a7b3398b13f3986182b9f45f78">1.000</td>
                <td id="table-cell-fb1890b11a62de09c839117dc7799928">Valid</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-6f61300bae95e0adfaa68e626e717585">
                <td id="table-cell-6e9d657f984fdd833f586c419b88fb99">3</td>
                <td id="table-cell-946cbaf9d0e12cfc68cf11cfb3a18221">Profitabilitas</td>
                <td id="table-cell-59a56f5d415ac15d2cf76035a823f828">1000</td>
                <td id="table-cell-591094a61dbb32a69ab335764fad1ca2">1.000</td>
                <td id="table-cell-cbdee3c3e0e5b2b2495a58933839b4a2">Valid</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-5b6559233ce1be7310985c4e2e04fd2f">
                <td id="table-cell-0032b6d6b616af6b1b4b16c9b3bbac4a">4</td>
                <td id="table-cell-0ef48f4e08ca42fc721beaeb003c55f4">Ukuran Perusahaan</td>
                <td id="table-cell-e87cc42ea1ca16ec9ce2993f4826a6bf">1000</td>
                <td id="table-cell-cad3b0245547713fbe7aa50744045f48">1.000</td>
                <td id="table-cell-4f123b246df3212d14156a39767af221">Valid</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-9b3a52541ab7b0c18223e0a54574e8d1">
                <td id="table-cell-13ad6eecc1cc2810060872da03ccd7c8">5</td>
                <td id="table-cell-4480614be76692a618c3862866c3c39c">Nilai Perusahaan</td>
                <td id="table-cell-c55106e8868d54e02efa8ce5cabf0501">1000</td>
                <td id="table-cell-0f6da39286c8c256aca8d6149a24fffb">1.000</td>
                <td id="table-cell-d07f6ed325230e9c059da16dce028c03">Valid</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ae3a5e2c2a9a8aad41167867ab3da7d9">
                <td id="table-cell-b7f77b5c67fcbb6a0092fe9424f7dbbd">6</td>
                <td id="table-cell-30837bf5db2e3b594b5a79c3bea5e1fa">Kebijakan Dividen</td>
                <td id="table-cell-a519a2660b0fde30db6b1ae453d63006">1000</td>
                <td id="table-cell-352d471d5137790a85abd9f35c9311b5">1.000</td>
                <td id="table-cell-fb1f683090f470e2715d137eee23b148">Valid</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-36">Semua indikator telah memenuhi syarat rule of thumb dan valid, menurut tabel output faktor penambahan dari uji validitas konvergen. Salah satu cara lain untuk menguji validitas nilai konstruk adalah dengan menggunakan Average Variance Extracted (AVE). Hasil olah data menunjukkan bahwa setiap konstruk memiliki AVE sebesar 1.000, yang menunjukkan bahwa seluruh konstruk telah memenuhi persyaratan rule of thumb karena nilai AVE masing-masing konstruk lebih dari 0.5.</p>
        <table-wrap id="table-figure-cb8178709b339c7f83a6b28493a4801f">
          <label>Table 2</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="bold-03c6df409dc2466b6eadb3fb06a8d3db" />
              <italic id="italic-8ea4a1c624b2118c09b72ea3362fbafc">Discriminant validity : Cross Loading</italic>
            </title>
            <p id="paragraph-cd7bb55a0bb3404ac47e24f9732c92e0" />
          </caption>
          <table id="table-9642c649d2f64f36fd5929c05e49e613">
            <tbody>
              <tr id="table-row-b88cb1f30b0285dbc34bed596a2cfb83">
                <td id="table-cell-291ab469ca77c5605af9e07bd71a652f" />
                <th id="table-cell-2b78e4a5a9e8f6db6e4f394d2d4959f3">Kebijakan DIviden (Z)</th>
                <th id="table-cell-2bd67b304b875036cf86215ce608a8c6">Nilai Perusahaan (Y)</th>
                <th id="table-cell-ec519de7c38a3b409e44165524786a5d">Profitabilitas (X1)</th>
                <th id="table-cell-bc023d9b3b57bc7f99bd9eae3702ad54">Ukuran Perusahaan (X2)</th>
                <td id="table-cell-4877bda09a8271a5a7b1aa846f3a30ba">Efek Moderasi 1</td>
                <td id="table-cell-787895a182e1b3cec997083ba239648c">Efek Moderasi 2</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-75b1f23f3e5e6774c7da5c73b11e2abe">
                <td id="table-cell-29d07bfd1ff53094c8b31f278c0615f6"> DPR (Z) </td>
                <td id="table-cell-c9ffa5a4cf37d8e3fba9afcab93ae2b7"> 1.000 </td>
                <td id="table-cell-e69e61f768ede5095dc61499b338acc2"> -0.010 </td>
                <td id="table-cell-9eae5765b42f20ee791a6b15e3fada91"> -0.192 </td>
                <td id="table-cell-5d90ff01b408c39aaf6cf206d1a59707"> -0.147 </td>
                <td id="table-cell-074e0d7e7bab8ae145fb91d9e19adec8"> -0.917 </td>
                <td id="table-cell-4ef1ce25d19bd8c252637dc2ae5dc8ec"> -0.565 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-0d83fba28e354abcc3a0495b0e3240da">
                <td id="table-cell-339e960ee265f54fb5265ff6a50e3a7f"> PBV (Y) </td>
                <td id="table-cell-dfbef739a29f2e3ef264ead33942770c"> -0.010 </td>
                <td id="table-cell-e3d3f04c672a54721a8f258ba86a10d5"> 1.000 </td>
                <td id="table-cell-20314ad9562da59356b3a632343c2343"> -0.238 </td>
                <td id="table-cell-d9b2a59cddedc912060207d672fb6eb5"> -0.392 </td>
                <td id="table-cell-cac236588ee49513eaf0bc996c5811c5"> -0.002 </td>
                <td id="table-cell-02cd1e42ce993580d91f828a7ce2aa52"> 0.221 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-3b3b9bd189369a301523b17270d8c628">
                <td id="table-cell-e3a9b627dd840a71e8fa22bcb1ddfc7f"> ROA (X1) </td>
                <td id="table-cell-ef9643bbee80f34ee9a0085268415b61"> -0.192 </td>
                <td id="table-cell-f01d3d2fee355324207e9d63bd743385"> -0.238 </td>
                <td id="table-cell-f3f85d08884119ed36da34d6667e11e1"> 1.000 </td>
                <td id="table-cell-737375d586f3ee11a01d0daaa390b8ae"> 0.130 </td>
                <td id="table-cell-17cc5f9ba6c77678db269f2bbe5e6987"> 0.336 </td>
                <td id="table-cell-6e2b935de275c32407989f7c36673448"> 0.006 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-5b5fc6fc046b31fa5490b22072f667f8">
                <td id="table-cell-5596b6c5a42e6ba2ead24cdf5b4eee75"> SIZE (X2) </td>
                <td id="table-cell-ab7289d5e1fa6198082e606253bb1c34"> -0.147 </td>
                <td id="table-cell-3aa941ea2fabe1ef5a05addb73423bcb"> -0.392 </td>
                <td id="table-cell-65bf0e11770cf30c2b57c7e5f5215f14"> 0.130 </td>
                <td id="table-cell-dc2914fb71bd247302291c0636a1fe6e"> 1.000 </td>
                <td id="table-cell-01ae482af95c9611a5df681b4836fbf3"> 0.002 </td>
                <td id="table-cell-41726e5b6369b740e0ff137b9b8e262c"> -0.533 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-8b19e3917e493323edad9e5f72254ef2">
                <td id="table-cell-3c22f900b3284f3ab1e827353bffe874"> Efek Moderasi 1 </td>
                <td id="table-cell-587d991c4d3510fc58b326f44930f50d"> -0.917 </td>
                <td id="table-cell-a0c66cc26a406c649cbc3d4c278c0f03"> 0.002 </td>
                <td id="table-cell-855b9da892cf0ecc27824dbab510a959"> 0.336 </td>
                <td id="table-cell-b666a1ed7848e347b759dc2d8e161244"> 0.002 </td>
                <td id="table-cell-a3ebfc9e6c86605b5f4e7e974cecc6f6"> 1.000 </td>
                <td id="table-cell-352d6502667ac8f020af680bd83ac35b"> 0.482 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-c6bd3dcc78b81b054f5ae920f88fb176">
                <td id="table-cell-77703ee75241190b73ad1485ba64e8e2"> Efek Moderasi 2 </td>
                <td id="table-cell-2befc8b55072a57c0a9ac55eaea2cc2f"> -0.565 </td>
                <td id="table-cell-16afcc5455e7b2b3c53fae63164518dc"> 0.221 </td>
                <td id="table-cell-f3056a985b33541a99ff7da278adea22"> 0.006 </td>
                <td id="table-cell-89989876b0cd275ef9da205b1f952799"> -0.533 </td>
                <td id="table-cell-00622edfcd8803686cf865389454fc6f"> 0.482 </td>
                <td id="table-cell-d01d081bb0d5adfa8cde0def1025fc5c"> 1.000 </td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-39">Menurut uji validitas diskriminan, model ini memenuhi syarat validitas diskriminan. Ini karena nilai loading indicator untuk konstruk terhadap masing-masing item lebih dari 0,7 dan nilai loading indicator untuk konstruk terhadap cross-loading lebih besar daripada konstruk lain.</p>
        <table-wrap id="table-figure-d961659ee4a7fe4ca999a25df2640590">
          <label>Table 3</label>
          <caption>
            <title><italic id="italic-1">Cronbach’s Alpha </italic>dan <italic id="italic-2">Composite Reliability</italic></title>
            <p id="paragraph-78bd0fe0f92d809eb90bfdbddd440e87" />
          </caption>
          <table id="table-01fd30d407200d1b4ccd319b9bb1d60c">
            <tbody>
              <tr id="table-row-478b2c1278ebc49a2e68313acdceda78">
                <th id="table-cell-fab516fbaa3fdf7f7a0e479d1b09f4c0" />
                <th id="table-cell-cdfa6c199877c09f7ba26fb140d739e7">Cronbach’s Alpha</th>
                <th id="table-cell-28e29c29dacc4b3f6c0993cb580762d4">Composite Reliability</th>
                <th id="table-cell-97e6d8834bf426b3e4e4d8e74fa45bc4">Keterangan</th>
              </tr>
              <tr id="table-row-e634bee44a8ce69014a0a35d3da2dbbe">
                <td id="table-cell-bbcc5caccaeaa727da3c14ba96ae2c65"> Profitabilitas (X1) </td>
                <td id="table-cell-30d4f6e4af94d0ae4002d88c2508c8dc"> 1.000 </td>
                <td id="table-cell-ae8c16096a37aeaafbe6115f07532ccc"> 1.000 </td>
                <td id="table-cell-3dfc1213bad1aca62f434d24c48981e7"> Reliabel </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-e232b5516a15290ddc27a49335f78dd1">
                <td id="table-cell-022dd1930b618928edfd54566a843992"> Ukuran Perusahaan (X2) </td>
                <td id="table-cell-35a657f9647614e43b4c0a229e9f3ee8"> 1.000 </td>
                <td id="table-cell-2c88ad6ade59bb87ca0c84b3ad7bee07"> 1.000 </td>
                <td id="table-cell-b4719e136441de3ae35cb20ab88ca14b"> Reliabel </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-4e93a1306ce144d47778044ce81c6e92">
                <td id="table-cell-f02356be6b9c865d05f2f338c86ca8a9"> Kebijakan Dividen (Z) </td>
                <td id="table-cell-e9844295dd1d3052a430d56f13aa2707"> 1.000 </td>
                <td id="table-cell-fdfb5c2d698f6f192fef072bae7297d9"> 1.000 </td>
                <td id="table-cell-98a64565836d5c9e6c7219330358f56e"> Reliabel </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-a4faacd524b8193869a54bf0e350e222">
                <td id="table-cell-ad25c1663985d2f411ef90b50843aa9e"> Nilai Perusahaan (Y) </td>
                <td id="table-cell-e2353564c75e64a193ac9840d4011e89"> 1.000 </td>
                <td id="table-cell-cc98d3471739eb4b1a36185405d913f6"> 1.000 </td>
                <td id="table-cell-6a23d30113b9e8b33040665cf54fa5b4"> Reliabel </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-e7a0a302e7d6ddcb4f4439320f12e2d6">
                <td id="table-cell-658f1f4ab8f75219a2a6a7baa9da8e4e"> Efek Moderasi 1 </td>
                <td id="table-cell-122b0a806448b12b629a988dd64d6e3f"> 1.000 </td>
                <td id="table-cell-df024230b300f7d78d56d860a74ccdbd"> 1.000 </td>
                <td id="table-cell-cf6a6266ea3f334dc1ecd43183b8d4f1"> Reliabel </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-479a0529c5046f521c8e29b0501a4580">
                <td id="table-cell-ba08ce61be50da36661347c81dad5e17"> Efek Moderasi 2 </td>
                <td id="table-cell-b48a02d8f5a24c0e21eb0f894e988821"> 1.000 </td>
                <td id="table-cell-5f93e87208e9c9d079be39c3b31f381e"> 1.000 </td>
                <td id="table-cell-e31dd8f406032074c698ee1782a22a80"> Reliabel </td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-42">Pada uji composite reliability, nilai yang terdapat pada tabel <italic id="_italic-65">Cronbach’s Alpha </italic>dan <italic id="_italic-66">Composite Reliability </italic>menunjukkan bahwa seluruh konstruk eksogen dan endogen sudah <italic id="_italic-67">reliable </italic>sebab keseluruhannya menunjukkan nilai lebih dari 0.7, maka <italic id="_italic-68">Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Kebijakan Dividen </italic>dan<italic id="_italic-69"> Nilai perusahaan </italic>mempunyai reliabilitas yang baik.</p>
        <p id="_paragraph-43"><bold id="_bold-24">Evaluasi model stuktural
</bold>Setelah pemeriksaan model uji untuk <italic id="_italic-70">outer model </italic>telah memenuhi syarat, langkah berikutnya yaitu menguji nilai <italic id="_italic-71">inner model </italic>atau model strukturalnya. Evaluasi model struktural dilakukan untuk mengetahui presentase varian yang dijelaskan, yakni melalui analisis nilai yang dihasilkan pada tabel R Square terhadap konstruk laten dependen.</p>
        <table-wrap id="table-figure-5c1078fee2a3ee1148d8efd7860d5f7e">
          <label>Table 4</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="bold-561b6a13e364d2bbfb8f6d48ff944a39" />
              <italic id="italic-1e271de995c29c9de3660ac1031a09ac">R Square</italic>
            </title>
            <p id="paragraph-8c306844b36d9af3580ab1aef389a691" />
          </caption>
          <table id="table-3b9dbee0e89fd93ab8d0d42b0ab07843">
            <tbody>
              <tr id="table-row-b0e4fb60ca1fa1e2f5659d970f4bf8ed">
                <th id="table-cell-cade537b55b296962484aaaf96a2b6b0" />
                <th id="table-cell-14aba258c48890f2b0d4233cbd3cc19f">R Square</th>
              </tr>
              <tr id="table-row-75442be51f699a48160623ca3a0036c2">
                <td id="table-cell-059d4b9573c7065efe416d064f8f3ac2">Nilai Perusahaan (Y)</td>
                <td id="table-cell-c93265239ef93415ecd3442029376077">0.228</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-47">Nilai <italic id="_italic-74">R Square</italic> sebesar 0.228 terkategori sebagai nilai yang kuat. <italic id="_italic-75">R Square</italic> tersebut bermakna validitas konstruk laten dependen <italic id="_italic-76">Nilai Perusahaan</italic> yang dapat dijelaskan oleh konstruk<italic id="_italic-77">profitabilitas, ukuran perusahaan</italic> dan interaksinya sebesar 22,8 % sedangkan 71,2% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.</p>
        <p id="_paragraph-48">
          <bold id="_bold-26">Uji Hipotesis</bold>
        </p>
        <table-wrap id="table-figure-78b5d21e55dade71eabce07daac9b0bc">
          <label>Table 5</label>
          <caption>
            <title>Path Coefficients</title>
            <p id="paragraph-6c437d89105c946bd1115e3fff6dcc82" />
          </caption>
          <table id="table-fb3e086cef6ad18298f7a6f81c4bbe34">
            <tbody>
              <tr id="table-row-6ad90bfaced001526f563656be55cb0b">
                <td id="table-cell-cbb71b899eddc540c4b3ff443ce0bdeb" colspan="3" />
                <th id="table-cell-f8b3a7ac02d1ca7f9a8a7fb12ae9c819">Original Sample</th>
                <th id="table-cell-68af807439a91d256c53838c8adbb962">Sample Mean</th>
                <th id="table-cell-39ca6473458d972752ff9af8c87aa560">Standar Deviasi</th>
                <th id="table-cell-6535059587b0d92b935ae1621eb82920">T Statistic</th>
                <td id="table-cell-64dd033301e03cbb04d92d017a75352d">P Value</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-189d2524a67af83ca8389196e177f5dc">
                <td id="table-cell-1ee606281d0c2ebd3277e9ee0d16d658" colspan="3"> Efek Moderasi 1 -&gt; Nilai Perusahaan </td>
                <td id="table-cell-37c5bcb43ce9ab9137448a93562f728e"> -0.370 </td>
                <td id="table-cell-ea2ca0afcf03aa982361a46697c45baa"> -0.356 </td>
                <td id="table-cell-53a621a5bedb47f025af1dea25e438f4"> 0.213 </td>
                <td id="table-cell-d39855475a2a66637b6842ed5f63e44b"> 1.731 </td>
                <td id="table-cell-e04e58f9e87386a2e0ddaaf49e8fc275"> 0.084 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-6a032edfe009814d8edc7aff6621e01c">
                <td id="table-cell-5077b66072a2630987f88fcbe80cda4c" colspan="3"> Efek Moderasi 2 -&gt; Nilai Perusahaan </td>
                <td id="table-cell-c07a78e403e628eca934453bdfeef908"> -0.926 </td>
                <td id="table-cell-316537d700775169a7c2b9d97e7b87cb"> -0.756 </td>
                <td id="table-cell-0339ac65de719e0c6ebe0bb6a3d09d20"> 0.732 </td>
                <td id="table-cell-95976d3715defb080963b49acbf28036"> 1.266 </td>
                <td id="table-cell-bbaef89d86d307323563e120a32e774b"> 0.206 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-3654ddda111d676e5feb5ea676db40d6">
                <td id="table-cell-1f06822fd2c5bdfd42707dd34d8eda97" colspan="3"> Profitabilitas -&gt; Nilai Perusahaan </td>
                <td id="table-cell-ec1c2d14f9c234360f8ec407adbec5a8"> 0.113 </td>
                <td id="table-cell-ebccefcd88621d6043781997b21806bc"> -0.105 </td>
                <td id="table-cell-72c205647242ae890d4ca1e7590f49dd"> 0.116 </td>
                <td id="table-cell-7854d518d7500a23587d5494f2ca1bff"> 0.968 </td>
                <td id="table-cell-176aaaec7c90e3c272d256956af59879"> 0.333 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ed02b211102260e18753e78e7db18bb2">
                <td id="table-cell-b0684d31325c6625c27e4663893c60ee" colspan="3"> Ukuran Perusahaan -&gt; Nilai Perusahaan </td>
                <td id="table-cell-8bd57b7a5274c14ec998cd4cb8fe4378"> 0.703 </td>
                <td id="table-cell-66747b757f45bd8d69ee0b3098f0c57e"> -0.672 </td>
                <td id="table-cell-a0073e27703ae4bece50d92eef77f1b4"> 0.241 </td>
                <td id="table-cell-47bee8958e3bdeadb4a49ba26ff79dfd"> 2.917 </td>
                <td id="table-cell-558f358356e8ad8086044f7c686f4a2d"> 0.004 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-adc8718d4907bf45e5b32ffd88e6c3dd">
                <td id="table-cell-daea1b5960b983be90030aefd7e0fbc8" colspan="3"> Kebijakan Dividen -&gt; Nilai   Perusahaan </td>
                <td id="table-cell-33f6e964a44abfaeb5751fac2d98bea6"> -0.894 </td>
                <td id="table-cell-38aafa2374226fa628d323972aef1c9c"> -0.742 </td>
                <td id="table-cell-e4c4b1006b35cc6abbf1f0b5a455c3eb"> 0.528 </td>
                <td id="table-cell-6ca5c07a869b16eea6db975a7ffba7d3"> 1.692 </td>
                <td id="table-cell-8b83779416b79eca42c30174417691a1"> 0.091 </td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="paragraph-256c36a0980480ffcde3f6b938608e15">Pengujian pada nilai T-statistic harus &gt; 1,96 karena penelitian ini menggunakan hipotesis two tailed, serta uji signifikansi atau nilai P-<italic id="italic-37e95502bc30d53bb31db53437099e09">Value</italic> dimana hipotesis dapat diterima jika nilai yang ditunjukkan &lt; 5%. </p>
        <p id="paragraph-2">Hasil uji hipotesis untuk mengetahui adanya pengaruh <italic id="italic-c7188ed13503e1a9c2d7c1b59e2ab906">profitabilitas </italic>terhadap <italic id="italic-3">nilai perusahaan </italic>memberikan nilai T Statistic sebesar 0.968 serta memberikan nilai P-<italic id="italic-4">Value</italic> sebesar 0.333, Hal ini bermakna bahwa <italic id="italic-5">profitabilitas</italic> tidak berpengaruh terhadap <italic id="italic-6">nilai perusahaan</italic>. Hasil uji hipotesis untuk mengetahui adanya pengaruh <italic id="italic-7">ukuran perusahaan</italic> terhadap <italic id="italic-8">nilai perusahaan </italic>memberikan nilai T Statistic sebesar 2.917 serta memberikan nilai P-<italic id="italic-9">Value</italic> sebesar 0.004, hal ini bermakna bahwa <italic id="italic-10">ukuran perusahaan </italic>berpengaruh terhadap <italic id="italic-11">nilai perusahaan.</italic></p>
        <p id="paragraph-3">Hasil evaluasi untuk mengetahui kemampuan <italic id="italic-12">kebijakan dividen</italic> dalam memoderasi pengaruh <italic id="italic-13">profitabilitas </italic>terhadap <italic id="italic-14">nilai perusahaan</italic> menunjukkan α &gt; 0.05, yakni sebesar 0.084, kemudian pada nilai T-Statistic diperoleh nilai sebesar 1.731 &lt; 1.96. Hal ini menunjukkan bahwa <italic id="italic-15">kebijakan dividen </italic>tidak mampu memoderasi pengaruh <italic id="italic-16">profitabilitas </italic>terhadap <italic id="italic-17">nilai perusahaan</italic>. Hasil evaluasi untuk mengetahui kemampuan <italic id="italic-18">kebijakan dividen</italic> dalam memoderasi pengaruh <italic id="italic-19">ukuran perusahaan</italic> terhadap <italic id="italic-20">nilai perusahaan</italic> menunjukkan α &gt; 0.05, yakni sebesar 0.206, kemudian pada nilai T-Statistic didapatkan nilai sebesar 1.266 &lt; 1.96. Hal ini menunjukkan bahwa <italic id="italic-21">kebijakan dividen</italic> tidak mampu memoderasi pengaruh <italic id="italic-22">ukuran perusahaan</italic> terhadap <italic id="italic-23">nilai perusahaan</italic>.</p>
      </sec>
      <sec id="heading-8fbc65edf30dc71006ca3dc75ae6eec9">
        <title>
          <bold id="bold-944b01329037b2a186e1afb81f15231f">B. </bold>
          <bold id="bold-6c6bf778989cc8599ad44c35ef5638ad">Pembahasan</bold>
        </title>
        <p id="paragraph-36110265efa6817eabd881d02e7b0953"><bold id="bold-3"/>1. Pengujian hipotesis pertama : <italic id="italic-24">profitabilitas</italic> berpengaruh terhadap <italic id="italic-25">nilai perusahaan
<italic id="italic-26"/></italic>Hasil uji hipotesis untuk mengetahui adanya pengaruh <italic id="italic-27">profitabilitas</italic> terhadap <italic id="italic-28">nilai perusahaan</italic> memberikan nilai T Statistic sebesar 0.968 serta memberikan nilai P <italic id="italic-29">Value</italic> sebesar 0.333, sehingga T Statistic &lt; T Tabel (0.968 &lt; 1.96) dan P <italic id="italic-30">Value</italic> &gt; Sig (0.333 &gt; 0.05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa <italic id="italic-31">profitabilitas </italic>tidak berpengaruh terhadap <italic id="italic-32">nilai perusahaan</italic><italic id="italic-33">. </italic><italic id="italic-34">Profitabilitas </italic>adalah kesanggupan perusahaan dalam memperoleh laba sebanyak banyaknya baik dalam pencapaian jangka pendek dan jangka panjang [13]. Profitabilitas merupakan salah satu komponen yang mungkin mempengaruhi nilai perusahaan, hal itu tidak menjamin bahwa profitabilitas benar-benar dapat mempengaruhi nilai perusahaan. Semua itu kembali kepada kinerja manajemen perusahaan saat ini. Jika perusahaan memiliki laba tinggi ataupun asset yang banyak namun kinerja manajemen tidak mampu mengelola dengan baik maka tetap akan membuat laba perusahaan serta asset akan terus berkurang. Sehingga laba dan asset yang dimiliki perusahaan bukanlah menjadi menjadi cerminan baik dan besarnya sebuah perusahaan dan juga laba dan asset yang dimiliki perusahaan tidak mampu menarik minat para investor dalam menanamkan modalnya.
Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian [17], [18], dan [19] yang menyatakan bahwa <italic id="italic-35">profitabilitas</italic><italic id="italic-36"> </italic><italic id="italic-37">t</italic>idak<italic id="italic-38"> </italic>berpengaruh terhadap <italic id="italic-39">nilai perusahaan</italic><italic id="italic-40">.</italic><italic id="italic-41"> </italic>Tetapi penelitian ini tidak didukung oleh penelitian [20] dan [21] yang menyatakan bahwa <italic id="italic-42">profitabilitas</italic> berpengaruh terhadap<italic id="italic-43"> nilai perusahaan</italic></p>
        <p id="paragraph-8">2. Pengujian hipotesis kedua : <italic id="italic-44">ukuran prusahaan</italic> berpengaruh terhadap <italic id="italic-45">nilai perusahaan
<italic id="italic-46"/></italic>Hasil uji hipotesis untuk mengetahui adanya pengaruh <italic id="italic-47">ukuran perusahaan</italic><italic id="italic-48"> </italic>terhadap <italic id="italic-49">nilai perusahaan</italic> memberikan nilai <italic id="italic-50">T</italic> <italic id="italic-51">Statistic </italic>sebesar 2.917 serta memberikan nilai <italic id="italic-52">P</italic> <italic id="italic-53">Value </italic>sebesar 0.004, sehingga <italic id="italic-54">T</italic> <italic id="italic-55">Statistic &gt; T Tabel </italic>(2.917 &gt; 1.96) dan <italic id="italic-56">P</italic> <italic id="italic-57">Value &lt;</italic> <italic id="italic-58">Sig </italic>(0.004 &lt; 0.05). Hasil tersebut menyatakan bahwa <italic id="italic-59">ukuran perusahaan</italic> berpengaruh terhadap <italic id="italic-60">nilai perusahaan</italic><italic id="italic-61">. </italic><italic id="italic-62">Ukuran Perusahaan </italic>merupakan pembagian kelompok berdasarkan besar kecilnya perusahaan yang dilihat dengan berbagai cara<italic id="italic-63"> </italic>[13]<italic id="italic-64">. </italic>Perusahaan yang besar memiliki kinerja operasional yang baik dan keuangan yang mapan serta stabil. Selain itu, perusahaan besar memiliki status moneter yang optimal. Dari perspektif investor, perusahaan yang memiliki keuangan yang stabil pasti mampu memberikan sinyal yang baik untuk investasi mereka. Dan ukuran perusahaan yang besar membuat pihak ketiga (kreditur) lebih mudah mempercayai dalam meminjamkan dana pada perusahaan tersebut
Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian [22], [23] dan [24] yang menyatakan bahwa <italic id="italic-65">ukuran perusahaan</italic><italic id="italic-66"> </italic>berpengaruh terhadap <italic id="italic-67">nilai perusahaan</italic><italic id="italic-68">.</italic><italic id="italic-69"> </italic>Namun penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian [4] yang menyatakan <italic id="italic-70">ukuran perusahaan</italic> tidak berpengaruh dengan <italic id="italic-71">nilai perusahaan</italic>.<italic id="italic-72"/></p>
        <p id="paragraph-11">3. Pengujian hipotesis ketiga : <italic id="italic-73">kebijakan dividen</italic><italic id="italic-74"> </italic>memoderasi <italic id="italic-75">profitabilitas</italic><italic id="italic-76"> </italic>terhadap <italic id="italic-77">nilai perusahaan
<italic id="italic-78"/></italic>Hasil evaluasi untuk mengetahui kemampuan <italic id="italic-79">kebijakan dividen</italic> dalam memoderasi pengaruh <italic id="italic-80">profitabilitas</italic><italic id="italic-81"> </italic>terhadap<italic id="italic-82"> </italic><italic id="italic-83">nilai perusahaan</italic> menunjukkan nilai signifikansi lebih besar dari α = 0.05, yakni sebesar 0.084, kemudian pada nilai <italic id="italic-84">T-Statistic</italic> didapatkan nilai sebesar 1.731 &lt; 1.96, hal ini bermakna bahwa <italic id="italic-85">kebijakan dividen</italic><italic id="italic-86"> </italic>tidak<italic id="italic-87"> </italic>mampu memoderasi pengaruh <italic id="italic-88">profitabilitas</italic> terhadap <italic id="italic-89">nilai perusahaan</italic>. kebijakan dividen tidak mampu memoderasi pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Dan dapat dinyatakan juga bahwa variabel efek moderasi 1 termasuk variabel moderasi potensial (<italic id="italic-90">Homologister Moderator</italic>) dikarenakan efek moderasi 1 tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan serta kebijakan dividen tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
Terbukti bahwa tinggi atau rendahnya laba dari tahun ke tahun sebelumnya tidak dapat mempengaruhi naik turunnya nilai perusahaan. Dimana perusahaan yang memiliki laba yang tinggi tidak dapat membuktikan perusahaan tersebut mempunyai prospek bagus di masa yang akan datang. Ini semua akan bergantung pada seberapa baik kinerja manajemen perusahaan saat ini. Jika perusahaan memiliki banyak aset dan laba besar, tetapi manajemennya tidak mengelolanya dengan baik, maka laba dan asetnya akan terus berkurang. Dengan demikian, mempertahankan bisnis akan lebih penting daripada memberikan dividen kepada investor. Sedangkan para investor sangatlah ingin dan sangatlah menyukai pengembalian dana yang telah ditanamkan dalam bentuk dividen yang tinggi. Sehingga dividen yang dibagikan oleh perusahaan juga tidak dapat menarik minat investor untuk memiliki saham pada perusahaan tersebut.
Hasil penelitian ini konsisten dengan penelitian [25] dan [26] yang menyatakan bahwa <italic id="italic-91">kebijakan dividen</italic><italic id="italic-92"> </italic>tidak<italic id="italic-93"> </italic>mampu memoderasi pengaruh <italic id="italic-94">profitabilitas</italic><italic id="italic-95"> </italic>terhadap nilai perusahaan<italic id="italic-96">.</italic> Tetapi penelitian ini tidak konsisten dengan penelitian [27] dan [28] yang menyatakan ke menyatakan bahwa <italic id="italic-97">kebijakan dividen</italic><italic id="italic-98"> </italic>mampu memoderasi pengaruh <italic id="italic-99">profitabilitas</italic><italic id="italic-100"> </italic>terhadap nilai perusahaan.</p>
        <p id="paragraph-15">4. Pengujian hipotesis keempat:<italic id="italic-101"> </italic><italic id="italic-102">kebijakan dividen</italic><italic id="italic-103"> </italic>memoderasi <italic id="italic-104">ukuran perusahaan</italic><italic id="italic-105"> </italic>terhadap <italic id="italic-106">nilai perusahaan
<italic id="italic-107"/></italic>Hasil evaluasi untuk mengetahui kemampuan <italic id="italic-108">kebijakan dividen</italic> dalam memoderasi pengaruh <italic id="italic-109">ukuran perusahaan</italic><italic id="italic-110"> </italic>terhadap<italic id="italic-111"> </italic><italic id="italic-112">nilai perusahaan</italic> menunjukkan nilai signifikansi lebih besar dari α = 0.05, yakni sebesar 0.206, kemudian pada nilai <italic id="italic-113">T-Statistic</italic> didapatkan nilai sebesar 1.266 &lt; <italic id="italic-114">T-Tabel</italic> sebesar 1.96, hal ini bermakna bahwa <italic id="italic-115">kebijakan dividen</italic><italic id="italic-116"> </italic>tidak<italic id="italic-117"> </italic>mampu memoderasi pengaruh <italic id="italic-118">ukuran perusahaan </italic>terhadap <italic id="italic-119">nilai perusahaan.</italic> Variabel efek moderasi 2 termasuk variabel moderasi potensial (<italic id="italic-120">Homologister Moderator</italic>) dikarenakan efek moderasi 2 tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan serta kebijakan dividen tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan
Ukuran perusahaan yang besar cenderung memilih untuk peluasan perusahaan, melakukan investasi yang lebih besar, atau menemukan inovasi terbaru untuk mendorong pertumbuhan yang lebih besar daripada memilih untuk mensejahterahkan para pemegang saham dengan membagikan dividen yang besar tetapi tetap memberikan dividen yang lebih sedikit. Selain itu, diduga semakin besar ukuran perusahaan maka semakin besar pula kebutuhan dana mereka untuk melakukan kegiatan operasional perusahaan dan mengembangkan perusahaan. Hal ini akan berdampak pada penggunaan dana eksternal perusahaan, seperti hutang. Perusahaan cenderung akan membayarkan dividen dalam jumlah yang lebih kecil karena keuntungan yang diperoleh dengan adanya hutang terlebih dahulu dibayarkan kepada kreditur. Namun berbeda dengan perusahaan kecil atau berkembang biasanya mencari investor terlebih dahulu untuk mengumpulkan dana agar perusahaan tersebut dapat berkembang. Dengan begitu, perusahaan kecil dapat memberikan dividen yang lebih besar agar investor terus memberikan dana atau berinvestasi pada perusahaan tersebut. Semakin menarik investor untuk berinvestasi pada perusahaan kecil atau berkembang ini, semakin banyak dana yang akan dikumpulkan. Hal ini akan mempengaruhi persepsi investor terhadap nilai perusahaan dan menjadikan kebijakan dividen dengan membagikan dividen tidak mampu memoderasi pengaruh ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan.
Hasil penelitian ini konsisten dengan penelitian [8] dan [23] yang menyatakan bahwa <italic id="italic-121">kebijakan dividen</italic><italic id="italic-122"> </italic>tidak<italic id="italic-123"> </italic>mampu memoderasi pengaruh <italic id="italic-124">ukuran perusahaan</italic><italic id="italic-125"> </italic>terhadap <italic id="italic-126">nilai perusahaan</italic><italic id="italic-127">.</italic><italic id="italic-128"> </italic>Namun penelitian ini tidak konsisten dengan [29] yang menytakan <italic id="italic-129">kebijakan dividen</italic> mampu memoderasi pengaruh <italic id="italic-130">ukuran perusahaan</italic> terhadap <italic id="italic-131">nilai perusahaan.</italic></p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="sec-4">
      <title>
        <bold id="bold-2e764aabacd2a1576f1c73f34e4633c9">Simpulan</bold>
      </title>
      <p id="_paragraph-63">Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa <italic id="_italic-186">profitabilitas </italic>tidak mempengaruhi <italic id="_italic-187">nilai perusahaan </italic>sedangkan <italic id="_italic-188">ukuran perusahaan </italic>mempengaruhi <italic id="_italic-189">nilai perusahaan</italic>. <italic id="_italic-190">Kebijakan dividen</italic> tidak dapat memoderasi keterkaitan antara <italic id="_italic-191">profitabilitas</italic> dan <italic id="_italic-192">ukuran perusahaan</italic> terhadap <italic id="_italic-193">nilai perusahaan</italic>.</p>
      <p id="_paragraph-64">Penelitian ini hanya menggunakan 6 perusahaan sebagai sampel, jadi diharapkan ada perkembangan dalam periode pengamatan penelitian berikutnya. Ini juga terbatas pada subsektor farmasi karena perusahaan manufaktur memiliki banyak sub sektor.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>