Vol 23 (2023): July
Social Policy

Social Policy Implications: Comparative Analysis of Diabetes Mellitus Coding Accuracy in Public and Private Hospitals
Implikasi Kebijakan Sosial: Analisis Perbandingan Akurasi Kode Diabetes Mellitus di Rumah Sakit Swasta dan Pemerintah


Muhammad Galih Prayuda
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Indonesia
Umi Khoirun Nisak
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Indonesia
Published November 27, 2023
Keywords
  • Healthcare,
  • Data Coding,
  • Medical Records,
  • Completeness,
  • Comparative Analysis
How to Cite
Prayuda, M. G., & Nisak, U. K. (2023). Social Policy Implications: Comparative Analysis of Diabetes Mellitus Coding Accuracy in Public and Private Hospitals. Indonesian Journal of Public Policy Review, 23. https://doi.org/10.21070/ijppr.v23i0.1323

Abstract

This study investigates the critical role of coding accuracy in managing medical records, focusing on data completeness in healthcare services. Utilizing 30 medical records from two distinct hospitals, the research evaluates the completeness of diagnostic information. Results reveal significant differences between Hospital Bhayangkara Pusdik Porong, with 46.7% complete records, and Hospital 'Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan, presenting 73.3% completeness. The Non-Parametric Independent-Samples Mann-Whitney Test yields a significant value of p=0.037, indicating a noteworthy disparity between the two institutions. These findings emphasize the necessity of standardized coding practices to enhance data accuracy and consistency in healthcare, highlighting implications for improved record-keeping and information management strategies.

Highlights:

  • Coding Accuracy: Highlighting the crucial role of precise coding in healthcare data management.
  • Institutional Disparities: Signifying notable differences in data completeness between distinct hospitals.
  • Standardization Need: Emphasizing the necessity for standardized coding practices to ensure consistent and accurate healthcare records.

Keywords: Healthcare, Data Coding, Medical Records, Completeness, Comparative Analysis

References

  1. N. K. Ayuni, “Analisis Gula Darah Untuk Mendiagnosis Penyakit Diabetes Melitus (DM),” International Journal of Applied Chemistry Research, vol. 2, no. 1, pp. 1, Sep. 2020, doi: 10.23887/ijacr.v2i1.28717.
  2. R. Yosmar, D. Almasdy, and F. Rahma, “Survei Risiko Penyakit Diabetes Melitus Terhadap Masyarakat Kota Padang,” Jurnal Sains Farmasi & Klinis, vol. 5, no. 2, pp. 134-141, Aug. 2018, doi: 10.25077/jsfk.5.2.134-141.2018.
  3. G. Nursa, Y. Fauzi, and J. Habibi, “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Diabetes Melitus Di Puskesmas Bintuhan Kabupaten Kaur Tahun 2022,” Journal Hygeia Public Health, vol. 1, no. 1, pp. 1, Dec. 2022, doi: 10.37676/jhph.v1i1.3378.
  4. F. Angelina and D. Yendri, “Literature Review Analisis Ketepatan Kode Penyakit Ginjal Di Pelayanan Kesehatan,” Administration & Health Information Of Journal, vol. 3, no. 1, pp. 1, Apr. 2022.
  5. E. Syafitri and D. Novita, “Analisis Keterkalitan Kualitas Koding Diagnosa Pasien Rawat Inap Dengan Dispute Klaim Ina-Cbg’s,” vol. 2, pp. 1, 2021.
  6. Z. A. Ritonga and F. M. Sari, “Tinjauan Sistem Penyimpanan Berkas Rekam Medis Di Rumah Sakit Umum Pusat H Adam Malik Tahun 2019,” Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda, vol. 4, no. 2, pp. 2, Dec. 2019, doi: 10.52943/jipiki.v4i2.87.
  7. Y. -Suraja, “Pengelolaan Rekam Medis Pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan,” Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan, vol. 4, no. 1, pp. 1, May 2019, doi: 10.36914/jak.v4i1.191.
  8. K. Handynata, L. Indawati, D. H. Putra, and P. Fannya, “Tinjauan Ketepatan Kodifikasi Penyakit Diabetes Mellitus Tipe II Pada Jumlah Pasien Dalam Menunjang Laporan Surveilans Kesehatan Rawat Jalan Di RS Anna Medika,” Jurnal Kesehatan Tambusai, vol. 3, no. 1, pp. 1, Mar. 2022, doi: 10.31004/jkt.v3i1.3977.
  9. R. Adilah, “Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Akurasi Kode Diagnosis Penyakit Dan Tindakan Rawat Jalan Di Puskesmas,” pp. 63, 2020.
  10. Z. Safitri, “Hubungan Kelengkapan Dan Ketepatan Penulisan Diagnosa Dengan Keakuratan Pengodean,” Administration & Health Information Of Journal, vol. 2, no. 1, pp. 1, Mar. 2021.
  11. T. E. Frista, “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketepatan Pengkodean Diagnosa Penyakit,” Administration & Health Information Of Journal, vol. 1, no. 2, pp. 2, Jul. 2020.
  12. I. P. Risyanti and S. A. Yudianti, “Pengaruh Ketepatan Kodefikasi Penyakit Terhadap Validasi Laporan Morbiditas Rawat Jalan,” Jurnal RMIK, vol. 3, no. 1, pp. 13–17, Mar. 2020, doi: 10.31983/jrmik.v3i1.5667.
  13. K. S. Nasution and H. Hosizah, “Perancangan Instrumen Audit Pengkodean Klinis di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati,” Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI), vol. 8, no. 1, pp. 1, Mar. 2020, doi: 10.33560/jmiki.v8i1.255.
  14. A. Mubarok, S. Sahroni, and S. Sunanto, “Uji Mann Whitney Dalam Komparasi Hasil Bimbingan Praktik Kewirausahaan Mahasiswa Antara Dosen Laki-Laki Dan Perempuan Pada Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang,” Procuratio : Jurnal Ilmiah Manajemen, vol. 9, no. 1, pp. 1, Mar. 2021, doi: 10.35145/procuratio.v9i1.785.
  15. A. Windari and A. Kristijono, “Analisis Ketepatan Koding Yang Dihasilkan Koder Di RSUD Ungaran,” Jurnal Riset Kesehatan, vol. 5, no. 1, pp. 1, May 2016, doi: 10.31983/jrk.v5i1.717.
  16. W. Maryati, I. O. Rahayuningrum, and Y. S. Wati, “Evaluasi Kualitas Kode Diagnosis Ketuban Pecah Dini Pada Pasien Rawat Inap,” vol. 16, no. 1, pp. 1, May 2020, doi: 10.31983/link.v16i1.5726.
  17. F. D. A. Seruni and S. Sugiarsi, “Problem Solving Cycle SWOT Keakuratan Kode Diagnosis Kasus Obstetri pada Lembar Masuk dan Keluar (RM 1A) Pasien Rawat Inap di RSUD Dr. Sayidiman Magetan,” JurnalMIKI, vol. 3, no. 2, pp. 2, Dec. 2015, doi: 10.33560/.v3i2.78
  18. D. J. Sulistyo and A. S. Wariyanti, “Analisis Kelengkapan Pelaporan Penting Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Pada Pasien Chronic Kidney Disease Di Rsud Dr.Soehadi Prijonegoro Sragen,” Prosiding “Seminar Rekam Medis Dan Manajemen Informasi Kesehatan” Tahun 2017, pp. 0, Jul. 2020. [Online]. Available: https://www.publikasi.aptirmik.or.id/index.php/procsemarang/article/view/60
  19. V. Y. Budiyani, A. S. Wariyanti, and S. Wahyuningsih, “Literature Review Faktor Yang Mempengaruhi Ketepatan Petugas Koding Diagnosis Berdasarkan Unsur 5m,” Indonesian Journal of Health Information Management, vol. 1, no. 1, pp. 1, Jun. 2021, doi: 10.54877/ijhim.v1i1.3.
  20. N. Mellania, A. Rossarini, U. K. Nisak, and C. Cholifah, “Correlation Of Supporting Information Completeness Factors With The Accuracy Of Disease Coding At 'Aisyiyah Siti Fatimah Hospital Of Sidoarjo,” Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban, vol. 4, no. 1, pp. 1, Aug. 2022, doi: 10.47710/jp.v4i1.164.
  21. Y. T. Utami and N. Rosmalina, “Hubungan Kelengkapan Informasi Medis Dengan Keakuratan Kodetuberculosis Paruberdasarkan ICD-10 Pada Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Di Bbkpm Surakarta,” SMIKNAS, pp. 146–152, Mar. 2019.
  22. S. H. A. Shafa and R. S. Ripai, “Hubungan Kelengkapan Diagnosis Dan Tindakan Pada Resume Medis Dengan Ketepatan Koding Rawat Inap Pasien BPJS Di Rumah Sakit Umum Sembiring Tahun 2022,” Jurnal Kesehatan Deli Sumatera, vol. 1, no. 1, pp. 1, Jan. 2023. [Online]. Available: https://jurnal.unds.ac.id/index.php/ksds/article/view/160
  23. N. Prima, A. Munawir, and D. Rokhmah, “Pengaruh Faktor Predisposing terhadap Perilaku Ketepatan Pengisian Kode Penyakit Rawat Inap Pada Klaim JKN (Di Era Vedika (Verifikasi Di Kantor) Rumah Sakit Daerah Lumajang,” Jurnal MID-Z (Midwivery Zigot) Jurnal Ilmiah Kebidanan, vol. 4, no. 1, pp. 1, May 2021.
  24. A. E. Pramono, N. Nuryati, D. B. Santoso, and M. F. Salim, “Ketepatan Kodifikasi Klinis Berdasarkan ICD-10 di Puskesmas dan Rumah Sakit di Indonesia: Sebuah Studi Literatur,” Jurnal RMIK, vol. 4, no. 2, pp. 98–106, Oct. 2021, doi: 10.31983/jrmik.v4i2.7688.
  25. W. Wini, D. R. Dewi, D. H. Putra, and N. A. Rumana, “Tinjaun Ketepatan Kode Diagnosis Pasien Diabetes Mellitus Rawat Inap dengan Lama Rawat,” SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, vol. 2, no. 2, pp. 2, Apr. 2023, doi: 10.55123/sehatmas.v2i2.1826.
  26. H. Janti, “Ketepatan Penggunaan Singkatan Dan Simbol Pada Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Diagnosis Schizophrenia,” Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, vol. 2, no. 1, pp. 1, Mar. 2019, doi: 10.31983/jrmik.v2i1.3916.
  27. S. E. Daniati, “Standarisasi Penggunaan Simbol Pada Dokumen Rekam Medis Pasien di Rumah Sakit X Kota Pekanbaru Tahun 2022,” JHMHS: Journal of Hospital Management and Health Science, vol. 3, no. 2, pp. 2, 2022, doi: 10.55583/jhmhs.v3i2.285.
  28. N. Rahmadiliyani and N. Chia, “Tinjauan Penggunaan Simbol dan Singkatan pada Rekam Medis Rawat Inap dalam Menunjang Akreditasi SNARS Edisi 1.1 di RSD Idaman Kota Banjarbaru,” Jurnal Kesehatan Indonesia, vol. 11, no. 1, pp. 1, Nov. 2020.